2 Kunci Sukses Bill Clinton Yang Dapat Anda Tiru


Mengawali paragraph ini saya ingin menyampaikan kepada semua sahabat saya bahwa artikel pendek ini bukanlah tentang suatu puja-puji terhadap seseorang, paham atau apapun namanya. Apa yang ingin saya bagikan dalam tulisan pendek ini adalah tentang beberapa skill manajerial yang layak untuk saya dan anda pelajari. Tentu jika kita ingin semakin efektif dalam menjalani kehidupan dan khususnya ketika menghdapi permasalahan.

Sepanjang periode pemerintahannya mantan presiden AS, Bill Clinton, banyak sekali menghadapi tantangan serta masalah. Pun juga hal-hal yang sangat mengganggu konsentrasinya sebagai presiden. Pada masanya pula meruyak beragam skandal dan persoalan dalam negeri yang amat pelik. Diantaranya yang luas tersebar di media adalah : kasus affairnya dengan Paula Jones, Juanita Broderick, Katherine Willey, dan yang paling sensasional adalah urusannya dengan si jelita Monica Lewinsky yang sempat menyeretnya pada upaya impeachment yang akhirnya kandas.
Tak cukup itu. Ia juga menjadi sasaran tembak dari rival-rival politiknya ketika menghadapi kasus China Missile Gate dan Filegate. Tetapi ditengah serbuan kasus dan gunungan masalah tersebut Clinton justru terpilih dengan sangat mengesankan untuk dua kali masa kepresidenan dan bahkan lolos dari impeachment.

Apa kiranya suatu pelajaran yang dapat ditiru dari cara Clinton menghadapi beragam permasalahannya ?.
Saya mencatat ada dua skill managerial yang Clinton tunjukkan dengan sangat brillian dan konsisten ketika menghadapi beragam permasalahan.
Pertama, ia mampu meng-KOMPARTEMENTALISASI masalah dengan sangat baik. Itu adalah sejenis keterampilan untuk memilah-milah persoalan sesuai kategorinya lalu menempatkannya dalam urutan prioritas untuk dipecahkan. 
Kedua, ia tipe orang yang benar-benar memiliki dan mampu FOKUS dalam bekerja. Meski diterpa isu, tuntutan hukum, plus persoalan luar negeri yang sangat berat, ia tidak terpancing untuk terburu-buru ingin mengatasi semua masalah dalam satu waktu. Dalam bahasa teknisnya : tidak mudah terpecah konsentrasinya (undistractable). Ia justru fokus menyelesaikan satu per satu setiap urusan yang sudah disusunnya dalam sebuah daftar prioritas. Lalu ia kerahkan segenap sumberdaya yang ia miliki untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan sangat maksimal. Jika ia perlu ahli hukum untuk membantunya menghadapi kasus hukum maka ia hire seorang konsultan hukum paling hebat (dalam kasus Monica Lewinsky, misalnya). Manakala ia memerlukan nasihat yang cespleng dalam urusan militer misalnya, maka ia pekerjakan seorang military advisor yang sangat experienced untuk memberinya masukan-masukan yang tepat.
Itulah dua kecakapan manajerial yang membuatnya bisa begitu tenang, kalem, dan cool saat tampil di depan publik memberikan pidato meski pada saat yang sama media massa Amerika yang terkenal sangat agresif dan gemar membantai public figure sedang habis-habisan membombardirnya dengan kampanye yang bertujuan untuk mematikan karakter personalnya (character assassination). Ia bahkan tidak pedulikan itu semua. Lagi-lagi ia memilih untuk fokus menyelesaikan masalah dalam daftar prioritasnya.
Lantas, Apa yang bisa anda tiru ?
Sederhana saja. Lain kali saat anda menghadapi masalah, sedikit atau banyak, belajarlah untuk memilah-milah masalah tersebut. Jangan pernah membiarkan pikiran dan perasaan anda bercampur-aduk tak keruan karena adanya masalah. Setelah itu buatlah daftar prioritas pemecahan masalah. Disini anda hitung, pelajari, lalu putuskan mana masalah yang harus anda pecahkan terlebih dahulu. Setelah itu tersedia maka gunakan seluruh sumberdaya dan kecakapan yang anda miliki untuk memecahkan masalah tersebut. Jika sumberdaya atau kecakapan yang dibutuhkan tidak anda miliki maka jangan segan untuk mencarinya dari luar.
Dan, di masa dimana kecepatan informasi dan kecanggihan teknologi seringkali amat mudah membuyarkan fokus dan konsentrasi kita, maka dua kecakapan manajerial tersebut diatas adalah sesuatu yang layak untuk anda dan saya kembangkan.

Powered by Blogger.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design