Kapan Waktu Yang tepat Untuk Berhenti atau Keluar Dari Pekerjaan Anda ?



Sering saya ditanya oleh rekan atau klien tentang kapan waktu yang paling tepat untuk berhenti bekerja atau keluar dari pekerjaan yang mereka pegang saat ini.

Bagi saya ini sebenarnya pertanyaan yang gampang-gampang sulit untuk dijawab.

Saya bilang gampang karena sebenarnya setiap orang yang sudah merasa jenuh, macet, mentok, atau apapun istilahnya yang menggambarkan bahwa kondisi atau situasi di pekerjaan mereka sudah sangat tidak nyaman untuk mereka teruskan bekerja, sebenarnya sudah sangat tahu kapan mereka seharusnya berhenti bekerja dan mulai mencari pekerjaan lain atau berwirausaha sendiri.

Hanya saja yang seringkali terjadi adalah justru sebaliknya. Banyak diantara para pekerja yang mengalami kondisi semacam itu malah menghibur diri bahwa segalanya akan baik-baik saja, bahwa ini hanyalah ujian yang sementara, bahwa lambat-laun mereka akan menjadi lebih kuat dalam menghadapi kesulitan atau ketidaknyamanan itu. 

Di sudut yang lain pertanyaan ini juga menjadi sulit untuk dijawab karena umumnya mereka yang mengajukan pertanyaan seperti ini seringkali tidak memiliki parameter, indikator, atau penanda kapan seharusnya mereka memutuskan untuk berhenti atau keluar dari pekerjaan mereka.

Nah, untuk membantu rekan-rekan yang barangkali menghadapi problem yang sama, berikut saya paparkan beberapa indikator yang sebaiknya anda pertimbangkan masak-masak sebelum anda memutuskan untuk berhenti atau keluar dari pekerjaan anda. 

Tetapi perlu juga anda pahami bahwa indikator yang saya berikan ini bukanlah indikator yang statis dimana anda tinggal melihat lalu menjalankannya. Indikator yang saya maksudkan disini adalah seperangkat pertanyaan yang harus anda jawab dengan sangat jujur sebelum anda berpikir untuk berhenti atau keluar dari pekerjaan anda. Kemudian berdasarkan penilaian yang objektif atas tingkat keparahan (severity) dari masing-masing jawaban tersebut anda kemudian membuat judgement  final apakah anda akan tetap bekerja atau sebaliknya : berhenti bekerja. 

Pertanyaan-pertanyaan berikut sebaiknya anda ajukan pada diri anda, lalu jawablah dengan sejujurnya. Jika setidaknya 7 jawaban dari 9 pertanyaan ini benar-benar tidak memuaskan anda, atau sekurangnya membuat anda sangat merasa tidak nyaman di pekerjaan anda, maka saran saya singkat saja : sangat baik jika anda segera mempertimbangkan untuk keluar dari pekerjaan anda !. 

Ingat, masih banyak peluang diluar sana yang lebih sesuai untuk menampung kecakapan anda. Dan jangan lupa, berwirausaha sesuai dengan bakat dan skill terbaik anda adalah jalan paling simple untuk merealisasikan impian anda.

Inilah 9 pertanyaan wasiat itu.

1. Apakah saya merasa pekerjaan yang saya lakukan ini penting ? 
2. Apakah saya tahu apa yang diharapkan oleh orang lain dari saya ? 
3. Apakah saya memiliki sumberdaya yang cukup untuk melakukan tugas saya dengan benar ? 
4. Apakah setiap hari saya selalu dapat menggunakan skill atau kecakapan terbaik yang saya miliki dalam pekerjaan saya ? 
5. Apakah saya memperoleh pengakuan atau penghargaan yang sepantasnya atas hasil kerja saya yang terbaik ? 
6. Apakah rekan sekerja saya melakukan pekerjaan yang berkualitas ? 
7. Apakah atasan dan atau rekan sekerja saya terlihat peduli dengan saya sebagai seorang manusia ? 
8. Apakah pendapat, gagasan, saran, atau pemikiran saya dipertimbangkan ? 
9. Apakah saya memiliki kesempatan untuk berkembang ?

Selamat mengevaluasi diri sendiri dan semoga sukses.

Powered by Blogger.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design