4 ASPEK KOMPETENSI DASAR UNTUK SUKSES SEBAGAI KONSULTAN INDEPENDEN


Ditulis oleh Sumiharso | Konsultan Manajemen Bisnis | Berbagi Ilmu Konsultansi

Saat anda akan memulai dan menjalankan bisnis konsultansi dengan menjadi seorang konsultan independen, maka anda harus sangat siap bahwa anda nantinya akan ada banyak peran yang harus anda mainkan dalam waktu yang bersamaan. 

Dalam pengalaman saya setidaknya ada empat aspek dalam bisnis konsultansi independen yang pasti anda akan hadapi dan jalani. Dan di masing—masing aspek ini anda harus mampu memainkan peran yang tepat.

Aspek Pertama adalah Kompetensi Teknis. 

Apa artinya ? Kompetensi teknis adalah jasa yang akan anda tawarkan pada calon pelanggan atau klien anda. Inilah alasan utama mengapa nantinya pelanggan akan mencari dan mau membayar anda. Apakah anda seorang : 


  1. Ahli Enjiniring ? 
  2. Teknisi Berpengalaman ? 
  3. Disanier Web ? 
  4. Konsultan Publisitas ? 
  5. Ahli Perpajakan ?
  6. Profesional SDM ?
  7. Ahli Hukum ?
  8. Pakar Sengketa Hak Asuh Anak ?
  9. Ahli dalam bidang Kepenulisan
  10. Mahir dalam Berkebun ?
  11. Ahli dalam Survey Pasar ?
  12. Jagoan dalam Membuat Gambar 3 Dimensi ?
  13. Pintar dalam bidang Fotografi ?
  14. Ahli dalam bidang lainnya ?


Intinya adalah : apapun jenis jasa konsultansi yang akan anda tawarkan pada calon pelanggan atau klien anda maka anda harus memiliki KOMPETENSI atau KECAKAPAN yang mumpuni dalam bidang itu. 

Tetapi kompetensi teknis saja tidaklah cukup. Anda juga perlu memainkan peran yang benar dalam aspek kedua bisnis konsultansi.

Aspek Kedua adalah Kompetensi Bisnis. 

Sebagai contoh, sehebat apapun anda dalam urusan pemrograman komputer sehingga anda siap menjadi konsultan independen di bidang itu, tetapi jika anda gagal memanage bisnis maka dapat dipastikan anda tidak akan sukses dalam bisnis konsultansi software. 

Apa saja yang termasuk didalam kompetensi bisnis ? 


  1. Bagaimana anda menangani urusan legalitas bisnis konsultansi anda ?
  2. Apa bentuk bisnis konsultansi anda, perorangan atau berbadan hukum ?
  3. Apakah surat ijin atau lisensi untuk menjalankan bisnis diperlukan ?
  4. Bagaimana dengan urusan perpajakan ?
  5. Bagaimana anda menangani keluhan pelanggan atau klien anda ?
  6. Bagaimana anda mengatur urusan surat-menyurat dengan pelanggan atau klien dan juga pihak ketiga ?
  7. Bagaimana anda mengelola keuangan bisnis anda ? 
  8. Apakah anda perlu perangkat lunak akunting untuk membantu mengatur alur tunai (cash flow) bisnis anda ? dll


Waah, jadi banyak juga ya rententannya jika mau memulai bisnis konsultansi ? Ya, iyalah. Lha, untuk urusan mencari makan di restoran saja ada banyak urusan lain-lain yang anda tangani juga,kan ? ( mengisi bensin,  mencari restoran yang enak, memilih menu, menunggu pesanan, membayar di kasir, bayar parkir dll). He... he....

Tapi, tenang saja. Semua itu ada cara untuk menguasainya. 

Setelah anda sadar bahwa aspek bisnis juga perlu anda perhatikan maka ada aspek berikutnya yang juga tidak kalah penting. Apakah itu ?

Aspek Ketiga adalah  Kompetensi Menjual. 

Saya ingatkan, ya ? Bisnis konsultansi independen bukanlah layaknya taman impian seperti yang anda bayangkan. Tidak bisa anda hanya dengan memasang papan nama bisnis konsultansi diatas pintu kantor atau rumah anda lalu tiba-tiba dengan sekali sim salabim pelanggan akan langsung mengerubuti anda. Tidak bisa semacam itu. 

Anda perlu MEMASARKAN dan MENJUAL jasa anda. 

Sebab pada prinsipnya setiap KONSULTAN INDEPENDEN adalah juga seorang SALESMAN (Penjual). Entah anda percaya atau tidak, suka atau tidak, ini adalah Hukum Nomor # 01 dalam bisnis konsultansi yang wajib anda pahami.  

Di masa seperti sekarang ini dimana persaingan dalam dunia usaha semakin banyak (juga ketat) maka memiliki dan menjalanakan suatu metode pemasaran dan penjualan yang tepat adalah prasyarat mutlak jika anda ingin survive dan memenangkan persaingan. 

Ada banyak diluar sana (barangkali) orang lain dengan keahlian yang setingkat dengan anda, atau lebih tinggi dari anda, atau bahkan lebih rendah dari anda. Tetapi semuanya masuk di bidang konsultansi yang sama dengan anda. Pertanyaannya : bagaimana anda bisa memenangkan hati pelanggan anda sehingga memilih anda sebagai konsultannya dan menyisihkan pesaing-pesaing anda ?.

Jawabannya jelas : tentu anda memerlukan suatu strategi atau teknik atau metode pemasaran tertentu yang membuat anda menjadi lebih mudah dikenal, diketahui, dan terpapar lebih banyak di mata calon pelanggan atau klien anda. 

Tidak cukup disitu. Berikutnya setelah anda mampu menguasai aspek pemasaran dengan baik, maka anda harus mampu mengoversikannya sehingga setiap peluang pemasaran yang telah tercipta dapat diubah menjadi sebuah transaksi bisnis konsultasi. Itulah yang disebut dengan aspek penjualan.

Dan pada akhirnya, setelah anda mendapatkan kesepakatan (deal) dengan pelanggan anda yang ditandai dengan penandatanganan kontrak konsultansi, maka selanjutnya anda harus mampu memanage proyek konsultansi anda. Dan itu berarti ada aspek keempat dari bisnis konsultansi yang perlu anda kuasai.

Aspek Keempat adalah Manajemen Proyek. 

Pada aspek ini berarti anda harus mampu untuk mendefinisikan secara jelas misalnya, tentang :


  1. Skup atau ruang lingkup atau cakupan dari proyek konsultansi yang anda peroleh dari pelanggan atau klien, 
  2. Skedul atau penjadualan, kapan mulai dan sampai berapa lama, dimana ?
  3. Budjet atau anggaran, apa saja dan seberapa besar biaya yang harus anda persiapkan saat menjalankan bisnis konsultansi anda ?
  4. Kualitas atau mutu, bagaimana anda melakukan pekerjaan konsultansi anda sehingga dipersepsi oleh pelanggan atau klien sebagai konsultan yang unggul dan profesional ?
  5. Cara penyampaian atau metode pelaksanaan konsultansi seperti apa yang akan anda jalankan ?


Ini semua adalah hal-hal “ ikutan  ” yang tentu haruslah anda urusi sebagai seorang konsultan independen. Hal ini tentu saja berbeda situasinya dengan saat anda menjadi seorang pegawai atau karyawan. Pada saat anda berstatus sebagai pegawai maka tugas pekerjaan anda adalah sebatas yang tertera didalam uraian pekerjaan anda (job description). Urusan lain diluar job desc anda tentu ada bagian atau orang lain yang menanganinya. Tetapi jika anda menjadi seorang konsultan independen maka semua urusan “ ikutan “ (sebagai turunan dari empat aspek diatas) anda sendirilah yang harus menanganinya. Believe or Not !

Contoh. Saat anda menjadi pegawai di sebuah perusahaan dan oleh Boss anda diminta untuk melakukan tugas pekerjaan anda. Kemudian karena sesuatu dan lain hal anda belum dapat menyelesaikannya dalam tenggat waktu yang ditentukan. Maka di akhir bulan upah atau gaji bulanan anda tetap akan dibayar oleh Boss anda. 

Tetapi jika sebagai konsultan independen anda gagal dalam memenuhi tenggat waktu penyelesaian suatu jenis pekerjaan yang sudah disepakati dengan klien anda misalnya (entah karena alasan atausebab apapun), maka bersiaplah tagihan anda tidak akan dibayar !. 

Bahkan jika seandainya anda sebagai konsultan independen kemudian dapat menyelesaikan tugas anda (meski dalam status terlambat), maka tagihan anda tidak serta merta akan bisa dibayar pada hari atau minggu dimana anda dapat menyelesaikan pekerjaan anda  tersebut. 

Inilah hal-hal penting yang perlu saya sampaikan di awal agar anda memiliki kesiapan mental yang cukup untuk memulai dan menjalankan bisnis konsultansi anda.

Jika ada satu saja dari kompetensi ini yang tidak anda miliki, maka anda harus siap : bisnis konsultansi anda tidak akan dapat berdiri tegak !. 

Namun demikian, kabar baik yang harus saya sampaikan kepada anda adalah, bahwa anda tidak perlu menjadi mahir atau menjadi seorang pakar di masing-masing aspek bisnis konsultansi yang telah saya uraikan diatas. Nanti secara bertahap dalam perjalanan waktu anda menjalankan bisnis konsultansi anda, anda akan dapat melengkapi kekurangan anda di salah satu dari keempat aspek tersebut dengan berbagai sumberdaya yang tersedia.

Silahkan kunjungi blog saya di http://www.Sumiharso.com untuk mendapatkan beragam artikel dan materi tentang seluk beluk dunia konsultansi dan Bagaimana Anda Bisa Menjadi Seorang Konsultan Independen Yang Sukses.

Bagi anda yang memerlukan bantuan, pendampingan bisnis, atau konsultasi manajemen anda dapat berkunjung ke http://www.Konsultan-Manajemen.net. Saya siap membantu anda.

Powered by Blogger.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design