Pentingnya Dokumen Tertulis Sebelum Menyewa Jasa Konsultan


Ditulis oleh Sumiharso | Konsultan Manajemen Bisnis | Berbagi Ilmu Konsultansi

Apa kabar sahabat-sahabat semua ? Saya berdoa dan berharap semoga hari-hari anda cerah dan sukses senantiasa mengiringi bisnis anda.

Dalam posting kali ini saya akan membahas tentang pentingnya untuk memiliki dokumen kesepakatan tertulis sebelum anda menyewa jasa seorang konsultan (apapun jenis jasa konsultansi yang ditawarkan atau anda perlukan).

Sebagai pemilik usaha atau bisnis, anda tentu tidak memiliki semua hal atau kecakapan yang diperlukan untuk membuat bisnis anda maju. Tentu ada celah dalam bidang tertentu atau keahlian tertentu yang anda perlukan tetapi hal itu tidak terdapat di perusahaan anda. Maka, solusi paling simple adalah anda menyewa jasa konsultan yang memiliki kompetensi di bidang tersebut.

Tetapi untuk menyewa jasa seorang konsultan dengan keahlian yang anda perlukan, anda tidak cukup bergantung pada nama besar atau reputasi si konsultan saja. Bagaimanapun hal-hal penting yang perlu anda dapatkan dari kerjasama konsultansi tersebut haruslah terdefinisikan dengan baik, jelas, dan dapat ditelusiri kembali. Dalam satu kata itu berarti semua kesepakatan kerjasama konsultansi haruslah terdokumentasi.

Mengapa urusan dokumentasi menjadi sesuatu yang penting sekaligus krusial ? Berikut beberapa argumentasi yang bisa saya berikan untuk anda.

Pertama-tama, dokumen tertulis dapat menjadi alat yang sangat berharga untuk anda gunakan setelah kontrak dengan konsultan anda sudah selesai. Dokumen tertulis ibaratnya seperti sebuah “ harta karun “ yang umumnya tidak tampak jelas kegunaanya di awal, tetapi akan bukti sangat bermanfaat di masa depan.

Dokumen tertulis biasanya berisi kesepakatan tentang apa saja (scoupe of work) yang dicakup dalam sebuah kerjasama konsultansi antara anda sebagai pemilik bisnis dengan konsultan. Dengan demikian maka isu-isu seperti : pekerjaan apa yang akan ditangani, berapa lama waktunya, metode apa yang digunakan, dll menjadi terbuka dan dipahami sepenuhnya oleh kedua belah pihak. Tidak ada wilayah abu-abu yang rentan menimbulkan salah tafsir atau pemahaman sepihak.

Kedua, dokumen tertulis tersebut akan mencakup hal-hal apa saja dari perusahaan anda yang akan dianalisis oleh si konsultan dan apa yang akan dilakukan si konsultan untuk membantu meningkatkan kinerja perusahaan anda. Hal ini penting agar anda dapat tetap mendapatkan informasi yang benar dan memiliki rujukan yang pasti saat melihat apa saja yang telah dilakukan oleh si konsultan dan bagaimana ia melakukan tugasnya.

Terakhir, dokumen tertulis akan mampu menjadi perangkat bagi anda untuk menyampaikan apa yang mungkin belum dilakukan oleh si konsultan dan apa saja yang sudah dilakukannya untuk membantu meningkatkan kinerja perusahaan anda. Jika muncul masalah dengan konsultan anda dalam hal-hal tertentu, atau jika ada sengketa, maka dokumentasi tertulis akan menjadi semacam " buku induk " dimana kedua belah pihak akan kembali membacanya dan mencari titik temu yang diinginkan.

Jadi, ringkasnya adalah : seberapapun hebatnya seorang konsultan dia tetaplah seorang manusia biasa yang tidak luput dari potensi salah atau khilaf. Begitu pula anda sebagai pemilik bisnis. Maka, kerjasama konsultansi yang baik dan benar seharusnya dibangun atas dasar kepercayaan dan dituliskan dalam dokumentasi yang jelas untuk menjadi panduan bagi kedua belah pihak.

Artikel lain yang perlu anda baca :

Mispersepsi tentang Profesi Konsultan

Kapan sebaiknya memulai bisnis ?


Powered by Blogger.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design