Kisah 3 Burung Bangau


Tiga ekor Burung Bangau terbang menuju sebuah danau yang terkenal memiliki banyak ikan didalamnya. Dalam perjalanan terbang yang cukup panjang ketiga Burung Bangau itu asyik tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing.

Burung Bangau pertama berpikir tentang dirinya sendiri, “ Aku sangat menyukai paruhku ini. Ini adalah sebuah paruh yang luar biasa. Tidak ada burung lain di dunia ini yang punya paruh sebagus paruhku. Jadi nanti saat aku sampai di danau itu, aku akan segera berjalan dengan anggun dan berparade di sepanjang tepian danau. Aku akan pamerkan paruhku yang indah ini kepada semua burung lain dan bahkan kepada semua binatang yang ada disana. Dan aku yakin mereka semua akan merasa iri dengan keindahan paruh yang kumiliki “.

Sementara itu Burung Bangau kedua juga berpikir tentang dirinya sendiri, “Aku sangat menyukai paruhku karena ia begitu indah. Karena itu aku harus melindunginya sebisa mungkin. Aku tidak bisa dan tidak akan pernah membiarkannya rusak. Jadi Aku hanya akan menangkap ikan-ikan kecil saja di perairan yang dangkal dengan paruhku ini. Aku tahu bahwa Aku bisa berbuat lebih banyak menggunakan paruhku dengan menangkap ikan di perairan yang lebih dalam. Tetapi tindakan itu terlalu berisiko bagiku. Jadi aku akan menghindarinya."

Tanpa diketahui oleh kedua Burung Bangau yang lain, Burung Bangau ketiga ternyata juga berpikir tentang dirinya sendiri, “Aku sangat menyukai paruh ini. Ini adalah kombinasi dari keindahan dan kekuatan yang sudah diberikan oleh Tuhan untukku. Oleh karena itu aku akan menggunakannya semaksimal mungkin dan berusaha mendapatkan hasil yang terbaik dari paruhku ini. Aku akan terus mengasah dan menggunakan paruh ini sampai batas tertinggi yang aku mampu. Dengan paruhku ini Aku akan menjadi penangkap ikan terbaik di danau dan bahkan di perairan lain di seluruh penjuru negeri. Tuhan sudah memberiku paruh yang sangat indah dan kuat ini untuk alasan yang pasti baik bagiku. Maka Aku akan bekerja keras menggunakannya untuk menangkap ikan terbesar dan sebanyak mungkin di luar sana. ".

Moral Kisah

Kita semua pada dasarnya telah dikaruniai oleh Tuhan berupa bakat, kemampuan, potensi, sifat, karakter, dan berbagai atribut unik lainnya yang kesemuanya itu tentu didisain untuk kebaikan diri kita. Tetapi sayangnya tidak setiap kita mampu menyikapi pemberian atau karunia Tuhan itu dengan sebaik-baiknya. 

Ada orang-orang tertentu yang sadar  bahwa mereka memiliki bakat dan potensi yang luar biasa yang orang lain belum tentu memilikinya. Tetapi alih-alih mendayagunakannya dengan baik, mereka justru menganggapnya sekedar seperti barang pajangan yang indah untuk dipamerkan tapi tidak untuk digunakan dalam kehidupan nyata. Hasilnya ? Bakat dan potensi unik yang mereka miliki justru tidak memberi manfaat apapun baik untuk diri mereka sendiri maupun orang lain, kecuali munculnya rasa bangga dan kesombongan pada diri mereka. Pilihan sikap seperti ini diwakili oleh Burung Bangau pertama.

Kemudian ada pula orang-orang tertentu yang sadar akan bakat dan potensi uniknya. Tetapi alih-alih mendayagunakannya dengan baik, mereka malah ketakutan untuk serius menggunakan bakat dan potensi uniknya tersebut. Mereka hanya menggunakan bakat dan potensi uniknya tersebut hanya sebatas pada tingkat minimal sehingga tidak menghasilkan sesuatu yang bermakna baik dalam arti materiil maupun moril, baik bagi diri mereka sendiri maupun orang lain di sekitarnya. 

Tetapi jangan lupa, ada pula orang-orang tertentu yang justru karena kesadarannya bahwa mereka punya bakat dan potensi yang luar biasa yang orang lain belum tentu memilikinya, maka mereka mengembangkan dan mendayagunakannya dengan semaksimal mungkin. Dan sebagai hasilnya mereka memperoleh kemanfaatan yang besar baik secara materiil maupun moril, baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk orang banyak. Mereka mampu menjadi teladan dan panutan yang ideal tentang bagaimana seharusnya manusia bersyukur atas karunia Tuhan yaitu berupa bakat dan potensi unik yang dimilikinya.

Jadi, termasuk di kelompok yang manakah anda ?  

© 2012 - 2019 by Sumiharso. Powered by Blogger.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design