Monkey Behind the Gun


Sore itu dengan nafas terengah-engah Hashim menemui Kyai Rahmat yang kebetulan sedang asyik membaca wirid petang. Dengan penuh kecemasan ia berkata kepada Kyai Rahmat :

" Maaf, kyai. Kyai harus cepat bertindak ! Kyai harus melakukan sesuatu. Ada seekor monyet baru saja mengambil pisau yang sangat tajam dari rumah kyai ! "

" Jangan khawatir," kata Kyai Rahmat, " Selama bukan seorang manusia yang mengambil pisau insyaallah tidak akan ada bahaya dari monyet itu."

Ketika selesai wiridan Kyai Rahmat keluar dari rumahnya dan mendapati monyet itu telah membuang pisau yang diceritakan oleh Hashim tadi.




© 2012 - 2019 by Sumiharso. Powered by Blogger.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design