Membongkar Kebohongan Pandemi Covid-19 ( Part -4 )

Tahukah Anda Bahwa ?

1. Cedera dan kematian akibat suntikan vaksin m-RNA terus meningkat. Data dari VAERS (Vaccine Adverse reaction Reporting Systems atau KIPI : Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) melaporkan adanya 12.619 kasus cedera serius pada 23 April 2021. Pada kuartal pertama 2021 telah terjadi peningkatan kematian sebesar 6000% karena suntikan vaksin dibanding pada periode yang sama pada tahun lalu. Secara grafis, suntikan tersebut lebih terlihat seperti potongan atas yang kaku, menurut pengacara Rocco Galati. Dan hal itu, menurut sebuah Studi yang dilakukan di Universitas Harvard, hanyalah 1% saja dari angka kematian terkait vaksin yang dilaporkan. Artinya jauh lebih banyak yang disembunyikan alias tidak dilaporkan.

2. CDC pada suatu waktu merekomendasikan DDT untuk digunakan di rumah, dan menggunakan taktik untuk memunculkan ketakutan yang sama dengan tujuan untuk menjual vaksin H1N1.

3. Banyak dokumen yang membuktikan bahwa media adalah pemain kunci dalam menciptakan kepanikan yang pada akhirnya mengarah pada promosi vaksin. Ini adalah sebuah dokumen yang menyebutkan bahwa masyarakat perlu melakukan VAKSINASI DENGAN PERCAYA DIRI yang dibuat oleh CDC. Hal yang sama juga ada di Inggris dimana pemerintah Inggris akan mencabut kebijakan lockdown dengan syarat warga harus menerima vaksinasi terlebih dahulu. Ini sebenarnya adalah strategi yang dibuat untuk membujuk warga masyarakat agar mau menerima suntikan vaksin.

4. Politisi tertangkap kamera sedang berbicara tentang sandiwara mengenakan masker. Sementara itu NCBI, sebuah divisi dari NIH, justru menerbitkan sebuah makalah tentang ketidakefektifan masker. Bahkan CDC memperingatkan tentang bahaya masker, seperti yang dilakukan dalam sebuah studi tentang Sindrom Kelelahan atau MIES (Mask Induced Exhaustion Syndrome) yang dipicu oleh penggunaan masker.

5. CDC memiliki hak paten untuk virus corona yang ditularkan ke manusia. Mereka juga memiliki hak paten untuk Sistem & Metode untuk pengetesan Covid-19 yang diajukan pada tahun 2015, dikuatkan disini, dan alat tes Covid-19 telah dikirim ke seluruh dunia pada tahun 2018. Aneh bukan ? Alat tesnya sudah dikirim ke seluruh dunia satu tahun sebelum virusnya muncul..... ? 

6. Vaksin Covid-19 dikembangkan hanya dalam beberapa jam saja. Ini buktinya.

7. Perusahaan vaksin tidak dapat dituntut atas cedera yang terjadi karena vaksinasi. Enak sekali ?

8. Bill Gates, yang menginvestasikan $ 10 Miliar ke dalam vaksin, membanggakan bagaimana ia menyuntik anak-anaknya dengan organisme hasil rekayasa genetika (GMO), dan tidak sabar menunggu pandemi berikutnya menyerang.

9. Bill Gates tercatat sebagai orang yang sangat aktif mendorong diberlakukannya paspor vaksin. Artinya ia mendorong upaya vaksinasi untuk tujuan menurunkan populasi dunia sebesar 10% sampai 15% (depopulasi). Seruan untuk penangkapan dan persidangan Bill Gates telah disampaikan oleh Sara Cunial di Pengadilan Kriminal Internasional.

© 2012 - 2019 by Sumiharso. Powered by Blogger.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design